Sabtu, 12 Juli 2014

FANFICTION :








THERE IS ALWAYS RAINBOW AFTER HEAVY RAIN



Genre : Romantic, Sad
==========================
Seoul, 25 Juni 2019
“Soojong-ah… believe me, there is always rainbow after heavy rain.” Kalimat itu kembali terngiang-ngiang dikepalaku. Air mataku perlahan menitik membasahi pipiku yang memucat. Pantulan bayanganku masih tergambar jelas dari jendela apartemenku yang tertutup. Diluar sana perlahan air hujan menitik dan dibiaskan dengan cahaya matahari sore. Dan pelangipun datang.
***
San fransisco, 25 Juni 2013
“Soojong!!! Wait me please!” seseorang memanggil Krystal dengan sangat antusias. Krystal membalikkan badannya.
“Hurry up!! We almost late!” balas Krystal dengan tersenyum menunggu seseorang itu. Dengan badannya yang cukup bulat dia berhasil menyusul Krystal.
“Kenapa gak nungguin sih?” tanya seseorang itu setelah berhasil menyusul Krystal.
“You should on diet! Perut udah maju, pipi apa bakpao tuh?” ujar Krystal pedas mengindahkan teguran halus seseorang itu.
“Kalau aku kurus, kau mau menikah denganku kan nanti?” tanya seseorang itu.
“Ummm mungkin.” ujar Krystal sambil tersenyum licik. Melihat itu, seseorang itu kemudian berjalan mundur.
Dan tanpa dia ketahui sebuah truk besar menyambut badan bulatnya. Dengan sekejap mata, tidak sampai sepeminuman teh bahkan, tubuh bulat seseorang itu terlempar. Dan Krystal hanya terdiam terpaku. Perlahan matanya yang membulat karena kaget hanya mampu menitikkan air matanya, perlahan namun cukup deras untuk menggambarkan betapa mengerikannya tubuh bulat itu terlempar.
…20 September 2013…
“Soojongi??” sebuah suara wanita memanggilnya. Krystal perlahan menoleh. Membalas senyum wanita itu dengan seceria mungkin.
“Kamu akan meninggalkannya? Benarkah?” tanya wanita itu.
“Iya omonim, aku harus pergi. Beasiswa itu sangat kuinginkan. Lagipula, keluargaku disana, omonim. Maafkan aku. Benar-benar maafkan aku.” ujar Krystal serak. Dia harus menahan air matanya.
“Bibi tau, dia sedang dalam masa vegetative, tapi bagaimana jika dia terbangun dia mencarimu dan kau tidak disana? Dia begitu mencintaimu.” Ujar wanita itu.
Krystal menggeleng, “Aku harus pergi Omonim. Harus. Dia berpesan aku harus mendapatkan beasiswa itu. Aku harus menjalankannya.”
Wanita itu hanya sanggup berurai air mata. Melepaskan. “Soojongi, ada yang harus kuberikan padamu. Saat kau sempat lihat dan bacalah.” ujarnya sambil menyerahkan sebuah CD yang ber-cover gambar menara Eiffel. Krystal meraihnya dan tersenyum.
…5 jam kemudian…
Pesawatnya yang membawanya ke Seoul baru saja take off. Krystal kini menatap San Fransisconya, mengucap selamat tinggal pada seseorang itu. Diraihnya CD yang diserahkan padanya tadi, diputarnya pada SD Player miliknya. Dan kini matanya berurai air mata
***
Dear Soojong, Kelak saat kau mendengar pesan ini itu tandanya aku sudah tidak dapat melihatmu lagi. Aku mempersiapkan segala kemungkinan terburuk.
Seseorang padaku pernah bertanya, apa yang akan kamu lakukan saat kau akan menjelang kematian? Dan aku hanya memikirkan dirimu. Karenanya kubuat pesan ini untukmu.
Soojongi, Aku mencintaimu sejak pertama kali hujan turun dibulan juni. Saat pertama tetesan embun luruh dari dedaunan menyembunyikan pesan malam pada pagi. Jika kau adalah warna jingga, maka engkaulah mentari. Jika engkau adalah air, maka kaulah hujan itu.
Soojongi, jika kau mendengar pesanku ini, jangan ragu untuk menangis, menangislah! Lalu tersenyumlah, tatap mentari atau rembulan disana, tantang mereka, katakan bahwa kau kuat menghadapi kenyataan, bahkan yang terberat sekalipun.
Ah, aku terlalu percaya diri bahwa kau pasti mencintaiku.
Soojong-ah… believe me, there is always rainbow after heavy rain. Maka tersenyumlah. Pelangimu disana.
With Love, Jongin.

***
Seoul, 25 Juni 2019
Aku menatap kembali CD lama itu, posisinya masih sama. Terletak disebelah fotonya. Aku tak beranjak dari tempatku berdiri, bayangan masa lalu itu semakin jelas tergambar dipelupuk matanya.
***
Seoul, 14 November 2013
“Soojoongah….” Seseorang mengetuk pintu kamarnya. Itu kakaknya Jessica.
“Ne, onnie. Kenapa?” pintu bergerak terbuka. Tampak Jessica dengan muka pucatnya berdiri.
“Onnie kenapa?” tanya Krystal penasaran. Jessica berlari memeluknya. Lalu menangis keras dibahunya. Krystal semakin bingung.
“Soojongi, Kim Omonim, dia bunuh diri. Jongin sekarang sendirian dan entahlah dimana dia berada, tubuhnya mengilang begitu saja dari rumah sakit yang merawatnya. Surat Kim Omonim mengatakan Jongin telah aman bersamanya. Mungkinkah… mungkinkah dia mati juga?” isak Jessica.
Bagai disambar petir, Krystal hanya mampu mengalirkan air matanya tanpa suara. Badannya membeku. Rajutan sweater merah yang berinisial S-J luruh begitu saja. Seharusnya sweater itu dikirimnya bulan depan untuk dia, Jongin. Hadiah natal.

***
Seoul, 25 Juni 2019
tok tok tok!!
Suara pintu ruangannya diketuk. Krystal buru-buru merapihkan air mata yang tersisa, dipulaskannya compact powder tipis. “Masuk.” ujarnya.
Pintu perlahan terbuka. Tampak sekretarisnya bersama dengan seseorang dieblakangnya.
“Agasshi, ini Tuan Kim yang akan melakukan trading dengan perusahaan kita. Beliau ingin sedikit berbincang dengan anda, managing director.” ujar sekretarisnya. Krystal tersenyum.
“Terima kasih, persilahkan saja.” Setelah berkata begitu, seseorang dibelakangnya nampak bergerak maju. Namun bukannya tersenyum, Krystal justru melangkah mundur dengan wajah pucat pasi. Tangannya menggenggam jari manis kirinya, mencari kekuatan dari cincin platina berbentuk DNAnya.
Seseorang itu tampak tersenyum.
“Jongin!!!” seru Krystal kaget.
(to be continued)

FANFICTION :





THERE IS ALWAYS RAINBOW AFTER HEAVY RAIN (PART 2)


Seoul, 27 Juni 2019
Aku menatap pelangi dikejauhan yang terbiaskan sisa hujan tadi. Langit Seoul masih amat cerah, sedikit semburat jingga dan sedikit warna pink juga merah melatari pelangi itu. Pelangi dengan dominan warna biru. Aku menghela nafasku perlahan. Mataku terpejam sejenak ikut merasakan wangi hujan yang tersisa.
“Jung-ssi…” seseorang memanggilku. Perlahan aku membuka mata dan menemukan pria itu didepanku. Aku tersenyum menatapnya. Dia berdiri disana dengan gagah membawa sekuntum mawar putih. Wajahnya yang mulai tergaris kerutan disekitar matanya membuatnya terlihat manly.
“Oppa…. Gomawo.” Ujarku sambil meraih bunga pemberiannya. Dia memelukku lembut, menyapukan kecupan hangat dikeningku, membelai punggungku singkat. Lalu menggenggam tangan kiriku, dimana terletak cincin berbentuk DNA disana. Cincin yang sama dengan yang melingkar di jari manis kirinya.
“Krystalku, sebentar lagi cincin ini akan berpindah ke tangan kanan, sudah siapkah kamu?” tanyanya. Aku menatapnya, sedetik dua detik aku masih terdiam. Dia mengangkat daguku, menatap mataku.
“Jawablah, aku menunggu. Jika tidak yakin bisa mungkin semua dibatalkan. Masih banyak kesempatan kita untuk memikirkannya.” ujarnya. Aku terhenyak, Tahukah dia akan seseorang dimasa laluku yang hadir dikehidupanku?
“Minho Oppa, kenapa kau begitu? Tentu saja aku akan menikah denganmu. Ini impian kita, impian keluarga kita. Demi JJ Group dan Clan Corp semua akan tetap berlangsung.” jawabku, meyakinkannya. Lebih tepatnya meyakinkanku.
Pernikahanku dengan Choi Minho ini harus tetap berlangsung, demi merger perusahaan keluargaku, JJ Group dan perusahaannya, Clan Corp. Masa bodoh dengan masa lalu.
Dia perlahan menggeleng, “Aniya, bukan seperti itu. Aku menginginkan cinta kita yang seutuhnya. Bukan demi bisnis. Should we start to real date? not merger date? Dan ini bukan kewajiban.” tanyanya cukup tegas.
Pandanganku menerawang, perlahan aku bergerak untuk meraih lehernya, memeluknya. Membenamkan wajah dan segenap perasaanku disana. Lelaki ini, Choi Minho, seharusnya sejak lama aku sudah berhasil mencintainya.
***
…Seoul, 20 Juli 2018…
Krystal menatap sebuah undangan putih beraksen pink ditangannya. Undangan yang entah kapan dibuatnya. Namun disitu terpampang jelas fotonya dengan seseorang yang dikenalnya beberapa hari lalu. Kakaknya, Jessica mengatakan bahwa tidak ada model untuk salah satu iklan kosmetik milik perusahaan mereka. Lalu Jessica meminta Krystal untuk menjadi salah satu model. Dan Pria dalam foto itu menggunakan jas pink pucat.
Mereka hanya melakukan beberapa kali pengambilan gambar dengan tema pernikahan. tapi krystal tak menyangka kalau tujuan foto itu adalah untuk undangan ini.
image
Krystal meremas perlahan undangan itu. Membuangnya.
“Ah, lama-lama aku bisa gila hidup dikeluarga seperti ini.” ujarnya. Kakinya melangkah ke kamar mandinya, memutuskan untuk berendam dengan air hangat dan busa dengan wangi apricot.
***
…Seoul, 26 juli 2018…
Krystal menatap laki-laki yang duduk didepannya. Laki-laki yang sama yang berada dalam foto undangan pertunangannya. Lebih tepatnya lelaki ini yang akan menjadi tunangannya.
“Aku tahu, kau pasti marah karena tiba-tiba mendapatkan kenyataan bahwa besok kita akan bertunangan, padahal sedikitpun kita tidak saling mengenal. Dan hanya bertemu satu kali saat foto itu diambil.
Sama halnya denganmu, aku juga tidak tahu menahu bahwa ibuku telah mengusulkan untuk menjdohkan kita berdua. Ya, semuanya berasal dari keluargaku. Ibuku menginginkan untuk merger dengan perusahaanmu, untuk basis bisnis yang lebih kuat. Dan ayahku menyetujuinya.
Aku tidak tahu apa yang telah dilakukan ayahku untuk membujuk ayahmu. Namun demikian, aku hanya ingin membahagiakan ayah-ibuku. Karenanya, izinkan aku melamarmu secara resmi.
Jung Soojung-ssi, menikahlah denganku.”
Ujar laki-laki itu panjang lebar. Krystal menatapnya, hatinya tersentuh. Kalimat caci maki yang sudah sampai ditenggorokannya ditelannya lagi. Perlahan diulurkannya tangannya meraih sebentuk cincin kembar beda ukuran berbentuk DNA, terdapat inisial S-M disitu.
Minho tersenyum saat Krystal menyentuh cincin ditangannya. “Meskipun ini bukan dipesan olehku, tapi perlu kau ketahui akulah yang merancangnya. Dan huruf yang terukir disana ditambahkan kakakmu Jessica saat cincin itu dipesan.” Ujarnya lagi.
***
Seoul, 27 juni 2019
Sudah hampir satu tahun pertunanganku dengan Minho berlangsung, pernikahan kami akan diadakan september nanti. Tapi entah kenapa mendengar penuturannya tadi, mengingat masa lalu kami berdua. Tapi seketika, bayangan seseorang itu mengahantuinya. Pertemuan kemarin, pertemuan setelah sekian lama hilang.
***
…Seoul, 25 Juni 2019…
“Lama tidak berjumpa, Jung Soojung-ssi.” Ujar Jongin begitu Krystal menyebut namanya. Krystal sendiri sudah berdiri kaku dan pucat pasi. Tangannya meraba dan mengenggam tangan kirinya yang mengenakan cincin DNA. Krystal mencari kekuatan disana. Cincin pertunangannya. Cincin dari Minho.
Jongin bergerak maju setalah personal assistant Krystal keluar ruangan. Tatapan mata Jongin yang selalu tajam, namunada yang hilang dari wajah Jongin, senyumnya menghilang.
“Mengira aku hantu ya, Jung-ah?” tanya Jongin. Krystal menggeleng kuat namun juga mengangguk. Jongin tersenyum singkat, senyum yang tidak dikenali Krystal.
“Jongin-ah….” panggil Krystal.
“Aniya… Aku bukan lagi Jongin yang kau kenal. Aku Kai. Kai Kim. Karenanya kau tak mengenali namaku saat proposal yang kubuat masuk ke perusahaanmu. Kau menganggapku sudah mati? Sama seperti ibuku?” kata Kai.
“Aniya… Aniya…. Aku selalu berharap kau kembali, tapi kau tidak pernah kembali. Kau tidak mencariku. Aku… aku…aku tidak tahu kau ada dimana.” ujar Krystal perlahan dan luruhlah air matanya. Kai bergerak maju, namun Krystal bergerak mundur.
Melihat perilaku Krystal, Kai hanya tersenyum singkat, hanya diujung bibir. “Kudengar kau kini sudah bertunangan dan hampir menikah? Bukankah kau berjanji akan menikah denganku Jung-ah?” tanya Kai. Tatapannya makin mematikan. Krystal terdiam menatap tak percaya.
“Aku sudah tidak jelek seperti dulu. Mungkin dulu kau malu karena aku gendut, jelek dan miskin. Sekarang, aku sudah berbeda sama sekali.” lanjut Kai. Krystal makin terisak. Dia bingung harus menjawab apa. Menurutnya wajar kalau Kai marah, karena janji itu sudah dibuat lama sekali.
Kai makin bergerak maju, kini jarak mereka sudah menyempit. Tidak ada ruang lagi untuk menghindar. Perlahan Kai mendekatkan bibirnya kearah bibir Krystal.
image
Sebuah ciuman lembut didaratkan Kai dibibir Krystal.
***
Seoul, 27 Juni 2019
“Kau tau Krystal, aku hanya tak ingin saat kau memelukku seperti ini yang sebenarnya jantungmu tidak berdegub kencang. tak pernah. Jantungmu tidak pernah berdegub kencang saat memelukku. kau selalu tersenyum padaku tapi senyum yang berbeda dari fotomu dengan seseorang dimejamu.” uajr Minho pelan sambil membelai rambut panjang Krystal. Krystal membeku. Perlahan tangannya melepas pelukannya dileher Minho.
Mataku kemudian menatap mata Minho. Mencari petunjuk apapun, sedikit tanda-tanda, Namun tidak aku temukan. Perlahan Aku menitikkan air mata. Dengan sigap Minho menghapusnya.
“Jangan menangis Krystalku. Mungkin kau bingung denganku, dengan hatimu ataupun dengan Kai. Kai itu sepupuku, ibuku adalah kakak ayahnya. Selama ini dia tinggal bersama kami. Selama ini dia yang berusaha mendekatkan kita bedua. Mengatur pertunangan dan pernikahan ini.
Merancang cincin pertunangan kita. Aku berbohong untuk satu itu. Jessica nuna tidak pernah merancang apapun. Semua rancangan Kai. Dia hanya ingin kau bahagia, denganku. Tapi ternyata dia salah. Kau tak pernah bahagia denganku, kan?” pernyataan dan pertanyaan Minho yang cukup retoris. Krystal menatap nanar mata Minho.
Plak!!!
Sebuah tamparan keras dan telak mendarat dipipi kiri Minho. Minho tersenyum menatapku, perlahan meraih tangan kananku yang digunakan untuk menamparnya barusan. Aku masih tetap menangis tak berusuara.
“Namun, aku tidak pernah ingin mengalah untuk Kai. Aku tidak bisa menyerahkanmu padanya begitu saja. Aku sudah terlalu mencintaimu. Bisakah kau tetap tinggal dan memilihku?” pinta Minho.
Dengan cepat aku menarik tanganku yang digenggamnya. “Krystal… kumohon, tinggallah disampingku.” pintanya sekali lagi.
Aku menoleh, “Aku tak percaya kau akan jadi begini Oppa. Aku pikir aku bisa belajar mencintaimu karena kau mencintaiku. Tapi semua kebohongan ini. Tidak kau, tidak juga Kai. Aku muak dengan kalian berdua.” ujarku sengit.
Aku berjalan menjauh meninggalkannya. Menuju mobilku dipelataran parkir.
“Krystal-ssi….” seseorang memanggilku.
(to be continued)

FANFICTION :



 YOU ARE SO SMART AND I LOVE THAT (PART 3. END)


“Fany-ah…” sebuah suara memanggilku, aku menoleh. Seseorang dibalik kumpulan bunga Daisy pink berdiri tidak jauh dariku, 5 meter saja. Dengan langkah penasaran kuhampiri seseorang itu.
“Who are you? Siapa kamu?” ujarku pelan, dengan takut-takut dan ragu kakiku masih berjalan, meskipun pelan. Aku sudah hampir sampai ketempat seseorang itu berdiri.
“Siapa?” kataku lagi. Seseorang itu masoh bergeming. Aku melihat dengan jelas kini, dia memakai baju polo shirt warna putih bergaris merah, celananya warna khaki. Kakinya terbalut sepatu coklat, sepertinya dari kulit. Tingginya melebihiku, mungkin aku sebahunya, rambutnya legam. Dan astaga, tangannya. Aku mengenali pergelangan tangan itu. Sebuah baret kecil disana.
“Khun??” panggilku. Aku masih menatapnya ragu. Kini kakiku berhenti sekitar dua meter darinya, sengaja menjaga jarak. Perlahan seseorang itu menurunkan kumpulan bunga Daisy pink yang terikat rapi, bukan, itu bukan buket bunga mahal. Hanya sekumpulan bunga yang sepertinya baru dipetik dan terikat rapi.
Perlahan aku mengenali wajahnya, dia tersenyum.
“Apa yang kau lakukan disini Khun? Mau kupanggilkan Sica?” ujarku sambil menahan nafasku. Sedikit cemburu karena menyadari bunga itu pasti bukan untukku.
Dia tersenyum kemudian perlahan-lahan kakinya berjalan kearahku. Kakiku perlahan ikut mundur. Aku takut membuat Sica salah sangka padaku.
“Dont do that, Fany. Seberapa besar lagi kau akan menyangkal? Berapa lama lagi kau akan menyimpan semuanya? Bukankah kau selalu tahu setiap kapal pasti punya pelabuhannya?” ujarnya. Nafasku tertahan, apa maksudnya ini semua?
“Khun… aku… aku…” suaraku terbata-bata mengucap namanya.
Dia tersenyum, tangannya terulur, menyerahkan daisy itu padaku. “Untukmu Fany. Jangan menghindar lagi.”
Perlahan tanganku mengulur menyambut rangkaian Daisy. Mataku nanar, terharu, tentu saja. Bagaimana mungkin aku menolak bunga itu dan mungkin hatinya ada disana.
“Khun, ini maksudnya apa?” tanyaku memastikan. Aku perlu kepastian bukan? aku tidak mau menjadi persimpangan hatinya. Aku hanya ingin kepastian kalau aku diinginkan.
“Fany-ah, masa kamu seperti anak ABG saja, mau di’tembak’ dengan cara yang romantis tapi kekanakan. Sudah jelas kan? Aku ingin memenangkan hatimu. Sekali ini saja.” ujarnya sambil tersenyum
“Tentu saja. Aku tidak mau semua adalah keragu-raguan. Aku hanya ingin kepastian.” ujar Tiffany tegas. Sembari tersenyum.
Nichkhun menatapnya sejenak, kemudian tanpa ragu, dia menghampiri Tiffany dan mraihnya dalam sebuah pelukan hangat dan sebelum Tiffany berkata-kata didaratkan sebuah kecupan manis pada bibirnya. Dikecupnya lembut.
“Semoga dengan begini menjadi jelaslah semua. Aku mencintaimu Fany-ah. Jangan pernah beripikir bawha aku menyukai Jessica lagi. Mengerti?” kata Nichkhun lembut.
Dibalasnya kalimat lembut itu dengan sebuah senyuman, “I do.”

Selasa, 08 Juli 2014

History… (Chapter 1)


 


EXO History (New Version)

Title: EXO: History… (Chapter 1)
Cast:
-Kim Joon Myun (Suho)
-Park Chanyeol (Chanyeol)
-Byun Baekhyun (Baekhyun)
-Do Kyungsoo (Kyungsoo)
-Kim Jongin (Kai)
-Oh Sehun (Sehun)
Genre: Family, Brothership, Friendship, Family, Slight! Sad.
Rating: General
Length: Chaptered
Note: Hai! Author fa balik lagiD kali ini fanfiction yang udah sempat muncul teaser nya minggu lalu :v

========================
(Yang belum baca, silahkan lihat [Teaser]-nya terlebih dahulu:

97 FAKTA TAO EXO M

~ 

  • Sehari setelah Luhan, SM mereveal member ke-3 yaitu Tao (28 Desember 2011).
  • Huang Zi Tao (黄子稻) adalah nama lengkapnya Tao (타오)
  • Nama Inggris untuk Tao adalah Edison Huang. Mungkin ia memilih ‘Edison’ karena idolanya adalah Edison Chen
  • Tanggal lahirnya 2 may 1993
  • Tingginya 183cm
  • Dia member ke-3 tertinggi setelah Kris dan chanyeol
  • Tao adalah maknae di EXO-M yg punya aegyo.
  • Kata Baekhyun, mata Tao itu terlihat menakutkan di tambah dengan garis hitam dibawah matanya.
  • Tao itu orangnya sangat manja dan kekanak-kanakan
  • Karena member yg paling bungsu, Tao sering di anggap ‘baby’ oleh member EXO-M
  • Chanyeol pernah bilang kalo dia iri dengan perhatian Kris ke Tao.
  • Menurut Tao, Kris punya kantong ajaib seperti yg di miliki Doraemon. Karena apapun yg diinginkannya pasti bisa di penuhi sama Kris
  • Tao sangat suka minum Starbucks Coffee
  • Berbeda dengan Luhan, Tao adalah trainee yang ngga jarang di bully sama temen2nya ( ngga  jarang = sering XD)
  • Tao hobi main basket dan seneng nyanyi, dia juga jago ngerap lho, dia pernah menjuarai beberapa lomba rap
  • Tao lebih suka melihara kucing disbanding hewan lain. Dan kabarnya dia melihara kucing hitam
  • Luhan pernah diomelin Kris gara-gara buat Tao nangis. Jadi, Luhan nakut-nakutin Tao sama cerita Hantu XD
  • Tao takut banget sama hantu
  • Warna favoritnya Tao biru, dan warna favorit case handphonenya putih
  • Mottonya Tao adalah “ngga ada yang ngga mungkin didunia ini”
  • Tao diposisikan sebagain Main Rapper, dan masuk dalam subgrup EXO-M
  • Tao online untuk mengambil  foto fantaken untuk dijadikan wallpaper hp
  • Tao tidak bergantung pada Kris, ia ingin menjadi baik untuk semua orang
  • Sebenarnya Tao dan Xiumin itu dekat
  • Tao mengatakan menjadi  romantic adalah ketika menonton pemandangan malam sendirian dimalam hari.
  • Kai & Tao memiliki kulit paling gelap dalam kelompok. Ketika semua orang berkumpul, setiap mereka berbicara, semua orang akan berpura-pura bahwa mereka dapat mendengar tapi tidak bias melihat di mana mereka
  • Tao mengatakan ia tampak seperti Edison Chen sebelumnya.
  • Member EXO-M yg paling kuat makan
  • Salah satu teman terbaik Tao adalah tongkatnya.
  • Menurut Tao, satu-satunya cara untuk membuat Luhan menjadi dewasa adalah dgn membawa Sehun disampingnya.
  • Saat Tao dan Xiumin merasabosan di dorm/kamar. Mereka akan mulai untuk berpelukan
  • Tao akan mengeluarkan jurus ampuhnya yaitu ‘aegyo’ saat menginginkan sesuatu.
  • Seorang Luhan di mata Tao adalah kakak yg lembut dan lucu. Lay adalah seorang pekerja keras, Chen adalah kakak yg ramah, XiuMin adalah seorang pelawak dan Kris adalah kakak sekaligus pemimpin yg tampan.
  • Atlet favoritnya Tao ialah Kobe Bryant
  • Kota yang Tao suka ia dalah Paris, dia juga suka  negara Taiwan dan Hong Kong.
  • Luhan dan Tao bilang member SNSD yang paling cantik adalah Yoona
  • Jika ada kaus kaki di dorm rusak atau mungkin udah jelek, itu pasti telah dipakai oleh Lay atau Tao.
  • Saat dibackstage Show Champion Tao membantu Lay dan Chen mengambil Selca
  • Waktu ngebantu Chen ngambil Selca, Tao udah mencet tombol setelah hitungan ke-2. Jadinya chen ngomel deh
  • Tao dekat dengan Kris, Xiumin, dan baekhyun
  • Tao pernah pindah kesamping Kris saat dia, chen dan kris harus nyanyi lagu MAMA.
  • Tao pernah nganggep pointer bonekanya sebagai mic
  • Tao suka jalan-jalan dipantai, shopping, dan makan untuk menghilangkan stressnya
  • Tao udah mempelajari wushu selama 11 tahun
  • Para Fans menganggap Tao sangat mirip dengan Panda karena Tao mempunyai lingkaran hitam dibawah matanya
  • Tao dan Luhan pernah berdebat kecil saat interview di Taiwan. Mereka bersikeras bahwa kekuatan merekalah yang paling kuat>.<
  • Tao pernah ditunjuk untuk memperagakan dance MAMA. Namun, saat maju dia malah ketawa lebih dulu
  • Saat menyebutkan angka 1 sampai 10 dalam bahasa Taiwan, bahasa Tao terdengar aneh
  • Tao sangat hobi bernyanyi. Jadi dia akan bernyanyi dimana saja dan membuat member lain terganggu
  • Tao masih buruk dalam bahasa korea karena dia belum lama memperlajari korea. Dia sering salah pengucapan seperti “andwaeyo” jadi “angdeyo”
  • Tipe ideal Tao adalah wanita yang cantik dan mempunyai hati yang baik
  • Saat di Tailand Tao selalu bilang dia ingin belajar Muay thai
  • Walaupun Tao jago wushu tapi dia ngga pernah berkelahi (kecuali saat di teaser) dan ngga mau berkelahi
  • Didorm, Tao satu kamar sama Xiumin
  • Tao adalah member yang paling sensitive, dia bias menangis Karena hal-hal kecil
  • Tao juga pernah menangis karena takut hantu
  • Keuatan Tao adalahmenghentikanwaktu
  • Simbolnya adalah jam pasir
  • Di Mv kekuatan Tao berhubungan dengan Sehun
  • Pendapat chen saat pertama kali melihat Tao adalah, dia tinggi dan tampan. Tao juga sangat manly karena menguasai matrial art tapi setelah mengenalnya dia adalah orang yang imut dan suka beraegyo
  • Tao pernah memanggil xiumin dengan sebutan “oppa” karena ia belum mengerti bahasa korea
  • Tao paling suka two moon karena dia suka rap dan di lagu itu mereka berduet dengan key SHINEE
  • Jika mendapat kesempatan Tao ingin berakting dengan Jackie Chan
  • Masa training Tao adalah 1 tahun
  • Saat training, Tao satu kamar dengan managernya karena bahasa koreanya masih buruk
  • Tao dekat dengan Victoria F(x) karena mereka pernah berkolaborasi di SBS
  • Tao juga dekat dengan Taemin SHINEE karena dia pernah ngajarin Tao caranya ngedance
  • Muka Tao serius banget waktu ngeliatin Luhan main Rubik
  • Kata Lay, Kai itu lebih dewasa dari Tao. Tao itu sangat kekanak-kanakan. Abis bilang itu Tao buang nafas gitu XD
  • Tao mempunyai zodiac yang sama dengan Baekhyun ( Taurus )
  • Tao dan baekhyun suka makan sama-sama tapi yang selalu bayar itu Tao >.<
  • Tao itu selalu pengen bayarin orang yang makan sama dia, kecuali sama kris XD
  • Buat Tao, baekhyun itu dewasa dan gentle. Dia juga ngga pernah marah
  • Waktu EXO M ngirim pesan buat EXO K, Tao nangis dan ngga bias ngelanjutin kata-katanya karena dia sangat merindukan EXO K
  • Tao sempet sedih karena setelah debut mereka ngga punya waktu buat latihan dan makan bersama lagi
  • Nicknamenya Tao itu “Tao zi / Peach”
  • Dulu waktu pertama masuk perusahaan, Bahasa korea Tao belum bagus, dia pengen manggil suho itu “Junmyeon hyung” eh malah jadi “Jun ma hao” dan jadinya member yang lain ikutan manggil itu deh
  • Satu kata yang menggambarkan Tao adalah karismatik
  • Jika EXO M tinggal disebuah kastil, Tao ingin menjadi pemburu yang diam-diam melindungi kastil
  • Barang yang harus dibawa Tao adalah masker dan Mp3
  • Dari luar Tao itu terlihat dewasa namun sebenernya dia itu sensitive, polos, dan romantis
  • Tao merayakan ulang tahunnya bersama 11 member EXO lainnya
  • Dihari Ulang tahun Tao, Amber juga ikut merayakan ulang tahunnya
  • Para fans memasuki acara Ulang Tahun Tao tidak dipungut biaya apapun
  • Tao sangat merindukan Sehun
  • Tao nangis saat EXO K bawa cake buat dia
  • Saat Perayaan ulang tahun Tao mendapatkan ciuman dari Sehun, dan Sehun juga mencium Luhan
  • Menurut Kris, member yang paling nakal di EXO M adalah Tao
  • Tao bilang, setelah ulang tahunnya kemarin semuanya berubah. Dulu, dia suka aegyo tapi sekarang dia sudah dewasa jadi dia ngga mau aegyo lagi
  • Tao nangis saat dia kangen sama neneknya
  • Tao cukup dekat sama Victoria F(x) karena mereka sama-sama dari Qingdao, Cina
  • Bagi Tao, ulang tahunnya kemarin adalah ulang tahun yang paling berkesan karena member EXO berkumpul bersama
  • Tao sering ditegur MC gara-gara dia suka nyontek
  • Tao dan xiumin pernah kalah waktu main game jadi mereka dapet hukuman buat minum ( pork + jus manga + saus sambal + limun + jus kimchi + sawi ) dan mereka berhasil ngabisinnya. Trus MC bilang,”apa kalian sangat haus?” XD
  • Tao nangis saat Fans ngasi dia award “Most Kungfu Panda”
  • Di  Extraordinary Class, Tao ditolak sama anak kecil umur 9 tahun. Jadi dia bilang kalo Tao itu biasa aja dan ngga ganteng. Dan itu buat Tao patah hati banget XD
  • Saat memperkenalkan diri, Tao suka lupa sama namanya sendiri
Semua fakta saya susun sendiri dari berbagai sumber